Bus Suroboyo membantu warga Surabaya mengurangi sampah dan polusi





Hari Selasa Tgl 17 April 2018 saya yang tergabung dalam komunitas Blitz Community Surabaya , mendapat kesempatan mencoba fasilitas BUS SUROBOYO yang disediakan oleh Pemkod untuk warga Surabaya.
Sementara ini masyarakat surabaya masih diberi kesempatan gratis sampai bulan Mei 2018. Selanjutnya nanti tiket bis dapat diperoleh dengan menukar botol mineral bekas .

Transportasi massal ini juga mendukung upaya ramah lingkungan lantaran masyarakat bisa membayar dengan sampah plastik. “Bagi penumpang yang akan naik harus membawa 5 botol ukuran tanggung, 3 botol besar, 10 gelas air mineral, kantong plastik (kresek) dan kemasan plastik,” tutur Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat peluncuran di depan Gedung Siola, Sabtu, 7 April 2018.
Suroboyo Bus ini memiliki kapasitas 67 orang. Salah satu fasilitas Suroboyo Bus yang membuat nyaman adalah adanya pilihan kursi yang berbeda untuk perempuan, ibu hamil, lansia maupun umum.

Bagi penumpang laki-laki bisa menduduki kursi dengan warna orange di bagian belakang. Sedangkan para wanita bisa menduduki kursi yang berwarna merah. Pemisahan tempat duduk ini untuk memberikan jaminan bahwa Suroboyo bus aman dan menjauhkan para wanita dari tindak pelecehan seksual.
Sedangkan cara mendapatkan tiketnya, yaitu penumpang dapat menukarkan jenis-jenis sampah di bank sampah, drop box halte, dan drop box terminal Purabaya yang telah bekerjasama dengan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau. Lalu, tukarkan sampah dengan kartu setor sampah untuk ditukar dengan tiket. “Dengan begitu, penumpang bisa berkeliling Surabaya selama 2 jam keliling secara gratis,” kata dia.
Nantinya, kata Wali Kota Surabaya Tri Risma, sampah-sampah plastik yang telah terkumpul akan diolah dengan baik dan benar dan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. “Ini bentuk komitmen kami dalam menanggulangi sampah plastik yang sifatnya tidak bisa hancur ratusan tahun,” kata mantan kepala dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota (DKP) ini.

Kini, pihaknya telah melibatkan 3 bank sampah untuk membawa hasil setor sampah dari halte serta terminal. Di antaranya ialah Bank Sampah Induk Surabaya, Bintang Mangrove, dan Pitoe.

Risma menambahkan, kehadiran Suroboyo Bus juga diharapkan mampu mengurangi volume kendaraan di Surabaya. Saat ini, lanjutnya, volume kendaraan di Surabaya terus meningkat dari tahun ke tahun. Perbandingan kendaraan pribadi dengan transportasi massal saat ini mencapai 75 persen dan 25 persen. "Kalau sampai tembus angka 90 persen, maka jalan di Surabaya akan berhenti. Idealnya 50 banding 50,” ujarnya.
Suroboyo Bus akan beroperasi dari arah selatan ke utara, yaitu dari Terminal Purabaya ke Halte Rajawali pergi pulang. Bus akan mulai beroperasi dari pukul 06.00 WIB dan terakhir pukul 22.00 WIB.

Penumpang bisa menggunakan aplikasi GoBis untuk mengecek jadwal kedatangan dan keberangkatan bus di setiap halte yang dilewati, asal dan tujuan bus serta posisi keberadaan bus saat itu.

Komentar

Postingan Populer